Kontes slamdunk, salah satu acara yang dinantikan oleh penggemar NBA, dari NBA All Star Weekend, selain tentu saja laga para bintang yang terpilih dari hasil voting penggemar NBA di seluruh dunia. Slam dunk contest, dilaksanakan pada hari kedua dalam rangkaian NBA All-Star Weekend.
All Star Weekend, kali ini akan di gelar di Stadion Staples Center, Los Angeles, pada bulan Februari, tanggal 18-20, 2011. LA Clippers, mendapatkan kehormataan untuk menjadi host gelaran NBA All Star 2011.
Pada hari pertama akan di lakukan pertandingan antara pendatang baru yang berstatus rookie, melawan pemain yang sedang menjalani tahun kedua nya di NBA, yang di sebut, Sophomore, yang terpilih melalui penilain dari panitia, dalam hal ini NBA.
Pada hari kedua selain slam dunk kontes, akan di laksanakan juga kontes lemparan tiga angka dan beberapa kontes lain nya.
Pada hari ketiga, barulah pertandingan antar para bintang dari wilayah Timur, melawan bintang dari wilayah Barat, yang starter nya di dapat dari voting penggemar NBA di seluruh dunia.
Panitia All-Star Weekend, sudah memilih empat peserta yang akan beradu kreatif dalam melakukan gerakan dunk, yang akan di nilai oleh juri.
Ke empat kontestan itu adalah, pendatang baru yang sedang bersinar terang asal LA Clippers, Blake Griffin, Brandon Jennings dari Milwaukee Bucks, Javale McGee dari Washington Wizards, dan Serge Ibaka dari Oklahoma City Thunder. Sedangkan juara bertahan tahun 2010, Nate Robinson,tidak ikut serta.
Yang unik dari kontes slam dunk kali ini adalah, setiap kontestan akan mendapatkan pelatih, yang akan memberikan arahan dan masukan. Pada kontes sebelum nya, para peserta hanya di bantu oleh rekan satu tim nya ketika akan melakukan dunk.
Blake Griffin, akan dilatih oleh Kenny Smith, yang merupakan mantan pemain klub Houston Rockets dan sempat menjadi kontestan slamdunk contest. Brandon Jennings, akan dilatih oleh Darryl Dawkins, Javale McGee oleh Chris Webber, dan Serge Ibaka oleh teman satu tim nya Kevint Durant.
Para kontestan itu akan mendapatkan waktu selama 2 menit untuk melakukan 3 gerakan slam dunk terbaik mereka, dan juri akan memberikan nilai. Peserta dengan nilai tertinggi pertama dan kedua akan kembali di adu pada babak final, untuk memperebutkan hadiah uang sebesar 10.000 US Dollar.
Sedikit prediksi dan gambaran dari ke empat kontestan itu,
Blake Griffin, berposisi sebagai forward, sebenarnya di draft oleh Clippers, pada musim 2009/10 lalu, tetapi karena dia menderita cedera parah dan harus absen sepanjang musim lalu, jadilah musim ini sebagai musim pertama nya mencicipi, keras nya kompetisi bola basket terbaik di jagat ini.
Kemampuan nya melompat dan badan yang atletis, menjadikan nya monster yang menakutkan di bawah jaring. Dunk-dunk indah berhasil di buat nya pada musim perdana nya ini. Sokongan dari point guard jempolan pada diri, baron Davis, sangat membantu Griffin, melakukan dunk.
Kenny Smith, sebagai pelatih nya, tidak akan menemui kesulitan untuk memberikan instruksi bagi gerakan yang akan di lakukan oleh Griffin.
Berikutnya, Brandon Jennings, point guard muda potensial yang menjadi andalan Bucks ini, akan mendapatkan arahan dari jagoan dunk masa lalu, Daryl Dawkins. Jennings, juga berpengalam sebagai kontestan slam dunk kontes di tingkat NCAA, ketika masih kuliah di Oak Hill.
Jennings, pemain kidal yang memiliki lompatan vertikal yang tinggi. Badan nya yang atletis,sangat mendukung untuk membuat dunk indah. Dawkins, yang di tunjuk sebagai pelatih nya, akan memberikan masukan yang sangat membantu bagi Jennings. Sayang cedera kaki, sedikit menggangu persiapan Jennings, tetapi dirinya sudah memastikan untuk ambil bagian pada kontes kali ini.
Javale McGee, akan dilatih oleh senior nya di Wizards, Chris Webber. McGee, pemain yang berposisi sebagai center, menjalani musim keduanya di NBA, sama dengan Jennings.
Meskipun bertinggi tubuh 7 kaki, lompatan vertikal dan keberanian nya melakukan dunk dengan penuh tenaga, akan membuat seluruh penggemar NBA, menantikan aksi nya pada kontes ini. Ditunjuk nya Webber, sebagai mentor, terasa sangata pas, karena selain tubuh Webber yang memiliki tinggi yang tidak jauh berbeda dengan McGee, pada masa jaya nya Webber, terkenal dengan dunk nya yang penuh tenaga, perpaduan yang cocok.
Yang terakhir, Serge Ibaka, forward asal Kongo ini, akan di latih oleh rekan nya di Thunder, Kevint Durant. Durant, akan sangat membantu Ibaka, untuk mengembangkan kemampuan Ibaka, membuat dunk, terutama dengan satu tangan.
Ibaka, yang pernah manjadi juara kontes slamdunk, di kompetisi ACB, pada musim 2008/09, sudah mengantongi keunggulan dari pengalaman nya sebagai juara kontes slamdunk.
Dari ke empat kontestan itu, yang menjadi unggulan teratas untuk meraih gelar juara kontes slamdunk 2011, adalah Blake Griffin, dikikuti oleh Brandon Jennings, kemudian McGee dan terakhir Ibaka.
Selain sebagai jagoan tuan rumah, Griffin, juga menampilkan dunk-dunk yang cantik dan penuh tenaga sampai pertengahan musim kompetisi NBA ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar